Banyak daripada kita yang sudah mengetahui dan memahami perihal anjuran bersedekah ini, namun persoalannya seringkali kita teramat susah untuk melakukannya kerana kekuatiran bahwa kita salah memberi, sebagai contoh kadang kala kita enggan memberi sedekah kepada pengemis yang kita temui di tepi jalan dengan anggapan bahawa mereka (pengemis/peminta) menjadikan meminta-minta sebagai pekerjaannya, malas dan sebagainya.
Padahal sesungguhnya prasangka kita yang demikian adalah bisikan-bisikan syaitan laknatullah yang tidak rela melihat kita berbuat baik (bersedekah), sebaiknya mulai saat ini hendaknya kita hilangkan prasangka-prasangka yang demikian kerana seharusnya sedekah itu kita niatkan sebagai bukti keimanan kita atas perintah Allah SWT dan Rasul-Nya yang menganjurkan umatnya untuk selalu bersedekah. Masalah mungkin timbul apabila ternyata kemudiannya bahwa sedekah yang kita beri kepada pengemis/peminta tadi tidak tepat sasaran, bukan lagi urusan kita, kerana sedekah hakikatnya adalah ladang amal bagi hamba-hamba Allah yang bertakwa.
Pengemis/peminta/fakir miskin lainnya adalah ladang amal bagi orang yang berkemampuan dapat kita bayangkan andai kata tidak ada lagi orang-orang tersebut, kepada siapa lagi kita dapat beramal (bersedekah). Walau bagaimanapun dalam dunia yang semakin gawat dan gayat ini pemberian sedekah atau kalau kita termasuk orang yang tidak suka memberi sedekah (kepada pengemis/peminta/fakir miskin) dengan berbagai alasan dan pertimbangan maka biasakanlah bersedekah dengan menyiapkan sejumlah wang sebelum solat Jumaat dan memasukkan ke kotak-kotak sumbangan yang tersedia dan biasakan dengan memberi sejumlah minima setiap Jumaat, misalnya Jumaat ini kita menyumbang RM5 kekotak amal tersebut maka sebaiknya Jumaat berikutnya harus dengan jumlah yang sama, syukur jika boleh diberi lebih daripada yang sebelumnya. Apa yang penting harus diiringi dengan keikhlasan.
Sedekah anda, walaupun kecil tetapi amat berharga disisi Allah Azza Wa Jalla. Orang yang bakhil dan kikir dengan tidak menyedekahkan sebahagian hartanya akan rugi di dunia dan akhirat kerana tidak mendapat keberkatan. Sebenarnya orang yang bersedekah adalah untuk kepentingan dirinya. Sebab menginfakkan (membelanjakan) harta akan memperoleh berkah dan sebaliknya menahannya adalah celaka.
Tidak menghairankan jika orang yang bersedekah diibaratkan orang yang melabur (invest) dan menabung di sisi Allah dengan jalan meminjamkan pemberiannya kepada Allah. Balasan yang akan diperolehnya berlipatganda. Mereka tidak akan rugi meskipun pada awalnya mereka kehilangan sesuatu. Sedekah yang pahalanya terus mengalir.
Sabda Rasulullah SAW :
"Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah mendahului sedekah" .
"Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah ".
"Obatilah penyakitmu dengan sedekah ".
Kamis, 16 Juli 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
